Powered By Blogger

Rabu, 24 Juli 2013

Intisari Kehidupan (part 2)


I'AM BEAUTIFUL NO MATTER WHAT THEY SAY



Cintailah kekurangan diri kamu Jadikan itu suatu kelebihan. Biarkan Potongan-potongan misteri ketidak sempurnaan kita begitu saja. Jangan memaksakan suatu hal yang tidak kita mampu. Jadikan itu kelebihan kamu. Kita terlahir dengan Beautiful on our way. Yup that's true.

I am beautiful no matter what they say. NO Body Cant hold me down..and I am truly a fighter. ..Yes words can't bring us down today and forever...Ingat Be Yourself. Be Original...


Darren Y Firmansyah Henriquez

Minggu, 21 Juli 2013

Yang Hilang dan Beranjak Kembali

Banyak sekali orang yang pernah merasa kehilangan. Kehilangan orang yang paling dia kasihi bukankah suatu kesakitan ? Tapi kuyakin suatu kesakitan itu dapat terhapus apabila kita dapat menemukan seseorang yang benar-benar dapat mengubah hidup kita yang tadinya tidak berarti, kini menjadi penuh warna dan penuh arti. Itulah cinta..

Cinta yang mengisi kekosongan hati, yang mampu melengkapi  ketidaksempurnaan, menjadikan pribadi seseorang begitu hebat yang mampu mengkokohkan, menguatkan, dan membawa kepada kebaikan dunia dan akhirat.

Apalah artinya suatu cinta bila kita tak dapat memilikinya? Bukankah cinta itu baiknya dimiliki oleh dua hati? Kata orang rusuk ini sudah ada yang memiliki, pasti akan dicari dan dimiliki.. PASTI !
Ketika hati sudah merasakan bahwa dia adalah orang yang benar-benar tepat untuknya, belum tentu ia dapat memilikinya. Itulah yang kurasakan..

Kehilangan 2 orang yang special dalam kurun waktu 2 tahun ini, sakitnya sungguh tak terelakkan. Begitu sakit dan sangat amat menyakitkan. Bagaikan kehilangan separuh nafas..
Dia yang selalu mewarnai hari-harimu, tak sengaja menguatkan pribadimu.. Tiba-tiba ia pergi meninggalkanmu, jauh dari dirimu. Sakit..

Tak ada waktu kau tak memikirkannya, di setiap langkahnya, gerakkannya, nafasnya kamu selalu berusaha mengetahuinya alias stalking. Tapi apa jadinya ketika kamu berusaha ngepoin dia tapi yang kamu dapatkan hanyalah rasa sakit yang sedikit demi sedikit memupuk rasa sakit itu di hatimu.. Mungkin ini terlihat bodoh !
Tapi inilah rasanya jatuh cinta..

Tak terelakkan rasa terpuruk itu datang menghampiri. Singgah di dalam diriku.
Tapi aku yakin ini bukanlah dirikku, apabila disini hanyalah tersisa keterpurukan saja !
Aku terlahir sebagai gadis berbintang Sagitarius. Berjiwa petualang, pemberani, ceria, bebas, dan filosofis .

Yang dapat aku lakukan adalah berusaha bangkit dan membangun puing-puing kebahagiaan dunia akhirat. Ucapku dalam doaku tak hentinya meminta kepada Sang Maha Pemberi dan Maha Pengasih agar diberikan jodoh yang dapat menjadi imamku dan pemimpin bagi keluargaku kelak ..
Aamiin yarobbalalamin :)

Intisari Kehidupan (part 1)


“Bebek berjalan berbondong-bondong, akan tetapi burung elang terbang sendirian.” 
― Sukarno

Ini adalah sebuah lomba yang mana pilihannya ada tiga, yaitu :
1. Menjadi pemenang dan terlepas dari bayang-bayang itu
2. Kalah dan tidak peduli dengan kata orang lain
3. Kalah dan tetap hidup di bawah bayang-bayang orang lain

Pilihan ketiga hanyalah pilihan bagi orang-orang yang putus asa, takut, dan tidak berani melangkah menjadi pribadi yang lebih baik dari orang lain.

Pilihan kedua merupakan pilihan bagi orang-orang yang apatis. Tidak mampu menyalurkan pandangan-pandangan negatif orang menjadi suatu hal-hal positif yang justru berguna bagi diri Anda. Ini adalah pilihan orang-orang yang memiliki penilaian yang salah mengenai arti ‘just be your self’. Mereka hanya ingin menjadi dirinya sendiri, tanpa mempedulikan orang lain, dan membiarkan hidupnya berjalan seperti angin (ikuti saja alurnya) dan tidak berani melakukan tantangan yang berarti bagi kehidupannya.

Pilihan pertama merupakan pilihan yang ditujukan bagi mereka yang berani keluar dari zona nyaman, berani kalah sementara, berusaha memutar balikkan pandangan-pandangan negatif yang menimpa mereka, berani bermimpi, berani menantang mereka-mereka yang sudah mencaci dan memandang sebelah mata, serta berani menjadi pribadi yang lebih baik dari sosok yang membayang-bayangi.
(Gusmiati, 2013)


Sahur On The Road

Alhamdulillah tahun ini (2013) masih dipertemukan dengan bulan yang peuh rahmat, bulan Ramaadhan.
Tapi bulan Ramadhan kali ini. sungguh beda dari bulan-bulan Ramadhan yang biasanya. Karena pada tahun ini aku merayakannya tidak bersam dengan keluarga, melainkan dengan keluarga baruku di tempat perantauanku ini. Yups di kota Semarang tepatnya. Kota yang dikenal dengan kota Atlas ini menyimpan banyak cerita selama kurang lebih 2 tahun saya tinggal..

Bulan peuh berkah tanpa berbagi rasanya kurang afdol jika tidak dilaksanakan. Untungnya pada tahun ini saya berkumpul bersam mereka, bersama mereka aku belajar yang tak biasa. Mengenal alam, mengenal dan beranjak menjadi seorang pemimpin, belajar mengenal antar sesama untuk mejadi pribadi yang lebih peka terhadap sesama.

Aku dan teman-teman KeSEMaT mengadakan sahur on the road di sekitar kawasan Tembalang-Banyumanik, Semarang. Acara yang dipersiakan dari beberapa hari sebelum hari H ini memang didesain untuk membantu dan berbagi kepada sesama sebagai rasa ucapan syukur kepada Illahi yang telah memebrikan nikmat dan karuniaNya kepada UKK tercinta dan kepada hidup kami masing-masing. Disinilah kami mulai berbagi..

Acara ini dimulai dengan mengumpulkan dana swadaya dari masing-masing yang nantinya kami tukarkan dengan nasi bungkus dan air mineral. Orang-orang yang menjadi target kami adalah orang-orang miskin, satpam, pemulung,  sopir, dan gelandangan..

Awalnya kami tampak kesulitan menemukan target tersebut. Alhamdulillah Allah memberikan kemudahan kepadda kami semua sehingga kami dapat menyelesaikannya sebelum jam 03.30 .. Sebelumnya saya agak canggung memberikan nasi bungkus tersebut kepada seorang kakek yang sedang melintas di sebuah jalan. Saat saya dekati, beliau malah menghindar dan pergi, saya pun mengejar. Namun kakek tersebut bersikukuh untuk pergi meninggalkan saya. Kemudian kami melanjutkan perjalanan..
Sesampainya disebuah kompleks perumahan di daerah Banyumanik, kami menemukan seorang Ibu yang sedang memungut sampah. Kemudian aku segera menghampirinya dan memberikannya sebuah nasi bungkus dan air mineral. Kemudian ibu tersebut membalasnya dengan ucapan terima kasih dan senyum kepada kami. Subhanaullah . begitu berartinya sebuah nasi bungkus dan air mineral tersebut bagi si ibu..

Inikah nikmat berbagi ya Allah.. semoga akan ada kesempatan lagi untuk saya berbagi kepada yang membutuhkan seperti apa yang selalu Ayah saya katakan kepadaku. "Jika kamu sukses jangan lupa untuk berbagi kepada orang yang membutuhkan. "

Sabtu, 13 Juli 2013

balada mahasiswa

Assalamualaikum ..
Pripun kabare bloggerku? Aku kangenn banget udah lama ga coret-coret disini..pas ketemu tau-tau udah bulan ramadhan aja hehe..
*kecup basah*

Ngomongin balada mahasiwa, ini adalah salah satu balada mahasiswa apalagi anak kos-kosan seperti saya ini. Kalau duit udah cekak, kantong kosong nyaring bunyinya.. Uuuups (maksudnya receh semua) ;p rasanya sangat menyiksa, nyesek sampai ke uluh hati..

Gimana gak nyesek sampe uluh hati, baru tanggal 8 Juli 2013 belum ada 2 minggu uang kiriman udah ludes dipake untuk hal-hal yang aneh".. ya maklum namanya juga mahasiswa. Asal jalan berapa meter dari kosan sebentar-bentar udah ngeluarin uang. Hidup itu kalau gak ngeluarin uang kayaknya ga afdol ye -..-

Tgl 8 Juli 2013 adalah bulan yang paling nyesek, karena target bulan ini dirasa akan mengantongin 500 ribu buat income malah jadi kebalikan, dan pada tgl itu uang tersisa 270 ribu s/d tgl 24 Juli 2013. Aneh, apa saya bisa ngirit sengirit-ngiritnya?? Impossible deh ..

Namanya juga bulan penuh rahmat.. sungguh benar-benar penuh rahmat yaa ^^
Untungnya puasa jadi ga boros-boros banget kalo makan. Karena kita terlahir sebagai seorang wanita yang sedang tahap pejajakan menuju dewasa yang tak lama kemudian menyandang predikat seorang calon istri, ga ada salahnya juga kan buat kita belajar memasak.. Anggap aja itu investasi untuk diri kita agar disayang suami.. hahaha

Ya hari pertama puasa saya dan anak-anak kos (Gisa, Alin) masak teri bola-bola, sayur sop, tumis tahu, ubi goreng.. wuuhh muantappp
Awalnya sih canggung, karena gak pernah masak. Pernah tapi rasanya ga karuan.. Masih ababil gitu deh kalo naroin bumu masak, maklum aja namanya juga amatiran.
Saya yang ditugasi uuntuk menumis, goreng-goreng segala macam bumbu pun dengan asikya mengaduk-aduk ikan teri yang berada di penggorengan. Pertama saya masukkan cabe, bawang, setelah agak masak dan wangin, dilanjutkan dengan memasukkan ikan teri kedalam penggorengan. Tapi, saat itu tersadar ada yang kurang..
" Teh ini lupa belum dimasukin kacangnya. Terus gimana?, tanyaku pada Gisa.
"Yaudah dimatiin dulu aja kompornya", jawab Gisa
"Oh iya teh". Keudian saya mematikan kompor dan melanjutkan memasak kacang goreng di penggorengan yang masih berisi teri.
"Tiiiiiii" teriak Gisa
"Apaan teh?", tanyaku
"Kok terinya gak dipindahin dulu", Tambah Gisa
"Oh heheee.. kirain biar disini aja teh, udah sih lanjut aja" jawabku
"Janganlah, masa kacang goreng ditambah cabe, liat noh lin", panggil Gisa pada Alin
"Hahh, masa " jawab Alin sambil melihat
"Hehehee, udah udah tadi cabenya masih nyisa, jad ya digorenga aja sekalian " jawabku sambil tersenyum
"Yaa gitu.. yauudah noh tambahin terinya, nanti kaangnya keburu goosong" Perintah Gisa
"Okee", jawabku
Kemudian aku memasukkan ikan teri kedalam penggorengan yang sebelumnya sudah terdapat kacang goreng dan irisan cabe..

Srenggg. srenggg....
Hemmhhh wangiiiii, "Teh ini udah mateng belum?", Tanyaku
"Coba diliat kayak aku wakti itu buat ti", Jawab Gisa
"Hehhh, udah sini liat dulu nanti salah" tambahku

Akhirnya komporku matikan, kemudian Gisa mencicipi masakan pertamaku.
"Hemmm, ti kacangnya gosong. Gosong diluar tapi ga mateng di dalam" jawab Gisa
"Hah iya teh? Yahhhh...", Lemes Siti

Menjelang beduk semua orang duduk melingkari masakan yang kami masak. Dug dugg dug .. Dug dug dug Allahu akbar Allahu akbar..
Horee udah beduk. Kemudian dengan canggung mereka mengambil nasi.
"Teh ambil gih nasinya duluan" Pintaku
"Udah sih ambil dulu aja" jawab Gisa
"Alin buru lin ambil" tambahku
"Gis ambilin gis" pinta Alin
(Jadi romannya ini tuh gensi mau ngambil nasi duluan) dasar anak kos -__-

Aku pun segera mencicipi masakan ikan teriku. "Hemmm ini tuh enak banget, waaa akhirnya bisa masak juga. Teh ini enak kok ikannya. Kamu kok bilang engga enak?", Tanya Siti
"Hehehe biarin" jawab Gisa
"Huuuuu" jawabku

Waaah ini dia pengalaman memasakku, semoga akan ada berbagai macam kegiatan memasak lagi :)
#Ibu Cantik