Ya
Allah terangilah setiap langkahku
Tiap
sudut dalam hidupku
Sucikanlah
hati hambamu
Bersihkanlah
raganya
Luruskanlah
pikirannya
Tuntunlah
kepada jalan yang Engkau Berkahi
Hanya
pada-Mu lah hamba mengadu
Entah
apa yang terjadi di minggu-minggu terakhir ini, aku terlihat lesu dan kurang
bergairah. Apa aku merasa jenuh, apa aku merasa bosan, apa aku merasa tak
mampu, apa aku merasa tak pantas, apa aku merasa sedih, atau apakah aku merasa ….
Hah! Entahlah… yang pasti aku terlihat sedang tidak bergairah menikmati
hari-hariku ..
Jujur
saja, aku akan lebih semangat jika ada seseorang yang hadir kedalam hidupku,
dan dia mewarnai hari-hariku, seiring perjalanan pendidikanku, karier, dan
hidupku. Yang mampu menuntunku dan menerimaku apa adanya aku.. Ia bukan disebut pacar, tapi lebih tepatnya
adalah pendamping hidupku di masa depan. Itulah yang kunanti ..
Melewati
hari-hari tanpa orang-orang yang menyayangi kita itu amat sulit, sulit sekali
.. entah apa yang terjadi bila suatu saat nanti kehilangan, baik itu keluarga,
sahabat atapun kawan meskipun yang baru kenal ..
Sedikit
meskipun akan berarti banyak, aku bertanya kepada seorang sahabatku.. “Na, aku
gak semangat nih. Semangatin aku dong??! Apa yah na yang membuat kita selalu
menjaga semangat ini? Aku hampir tak bersemangat seperti dulu” tanyaku. Sahabatku
menjawab, “inget yang kemarin aku katakan sit”. “Apa na”, tanyaku lagi. “Tujuan,
Keluarga, dan Masa depan sit. Kamu harus ingat itu!” jawabnya tegas.
Seketika
aku terdiam, dan kekosonganku tiba-tiba penuh dengan luapan semangat yang dulu
pernah timbul dalam hidupku saat aku bersikeras ingin melanjutkan pendidikanku.
“Jadi ya sit, kita tuh harus inget tujuan kita, inget sama keluarga yang udah
mensupport kita, dan masa depan yang lebih baik lagi. Inget kita harus sukses,
sit” tambahnya sambil menatapku tajam dan megayunkan tangannya kepadaku. Kemudian,
kusambut tangannya, dan ku jawab “iya na, sukses insyallah. Insyallah sukses. Eh
bukan insyallah, tapi kita memang harus sukses ya na” . “iya dong, bukan
insyallah lagi sit, tapi harus” tambah sahabatku. Aku pun merasa hidup kembali
saat mendengar pesan yang disampaikan oleh sahabatku ..
Aku
ingin menjadi diriku sendiri, yang selalu berusaha sekuat tenaga tetap berdiri
tegak. Meskipun kadang angin bertiup kencang menggetarkan langkahku. Mensyukuri
nikmat yang kuterima dengan usahaku sendiri adalah suatu berkah yang luar biasa
yang kuterima dari Sang Maha Pemberi.
Dan
motivasi lain yang ku dapat dari sahabatku ini adalah”kita harus punya target
sit, ditulis aja di tembok gituu.. terus kamu pasang misal IP 4” tegasnya. “Oh
gapapa na, kalo kita pasang target tinggi?” tanyaku. “iya sit, pasang target
tinggi aja, biar pas kamu ga sampe target, jatohnya gak jauh-jauh amat sit”
jawabnya. “Oke deh na, ntar aku pasang target 4 untuk semester ini” tegasku. “Nah,
siiip !” tambahnya.
Ya
Allah, terima kasih atas rahmat yang kau beri. Aku dipertemukan oleh seseorang
yang mensupport aku. Menenangkanku. Mendamaikanku, memberiku saran, motivasi,
dan pengingat jika ku salah ..
Bapak..
.. Mama.. Mba Ika .. Dek rahma.. Dek Utii..
Mba
janji, mba akan jadi orang yang sukses di masa depan mendatang. Mba ingin
menjadi anak kebanggaan Bapak sama Mama, juga kalian semua. Mba janji gak akan
buat kalian kecewa. Mba janji akan selalu mengobarkan semangat ini. Demi masa
depan mba, demi kalian.
Insyallah
jika mba sukses nanti, mba akan mengkuliahkan dede’ amah dan dede’ uti. Buat sesuatu
yang bisa ngebahagiain masa tua Bapak sama mama, jadi Bapak sama mama gak perlu
repot-repot lagi cari uang, bisa naik haji Bapak sama mama, dan bisa operasi
mata bapak. Aku mau bapak bisa melihat kami dengan baik, dengan sempurna.
Bapak,
Mama, Mba ika, Dek amah, Dek utii, doain mba ya dimana pun mba berada. Di setiap
langkah mba, untuk mencari berkah dan mencari ilmu yang di ridhoi oleh Allah. Jadi
mba bisa berbagi ilmu dan berkah kepada kalian semua dan orang lain disekitar
mba ..
You
always be part of me, part my life, part my heart ..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar