Powered By Blogger

Kamis, 20 September 2012

Dan hal inilah yang membuat gw tak dapat berucap tentang . . .



Apasih yang membuat kebanyakan pribadi seseorang jadi bahagia, senang, berbunga-bunga, ketawa gak jelas, senyum gak jelas dan yang terakhir adalah nulis-nulis yang gak jelas ..

Namun, bagi gw nulis itu jadi salah satu bagian dari hidup gw dimana mulut gw gak mampu berucap kepada siapapun.. dan itu adalah gw ..

Lanjut ke pembicaraan kita diatas.. hal yang menurut gw simple dan berkesan mendalam, apalagi kalo bukan C.I.N.T.A.  Semua orang pasti pernah merasakan yang namanya jatuh cinta.  Cinta itu gak mandang lo usia berapa, atau darimana lo berasal. Bagi gw itulah cinta. . gak hanya milik orang dewasa-muda belia, gw yakin anak SD pun bisa jatuh cinta, dan itulah hak setiap manusia. Tapi, kita harus liat apakah cinta itu sesuai dengan suatu hal yang kita yakini atau tidak, bukan maksud untuk mengurui tapi itulah C.I.N.T.A . cinta itu bukan hanya membicarakan seorang individu saja, tapi dua orang manusia dengan hati yang sama!

Percaya gak percaya, gw juga merasakan hal yang sama. Dimana seseorang mampu mengalihkan dunia kita. Mampu membuatnya lebih berwarna, lebih indah, lebih berkesan, dan lebih bermakna. . .Dia yang secara langsung mengajarkan gw sesuatu hal yang tadinya bagi gw itu kecil manjadi besar dan sangat besar. . .Dia sesosok pria yang sederhana, simple, taat beragama, cerdas, menarik, kreatif, sopan, dan penyayang. Itulah yang gw pandang dari sesosok pria yang gw kagumin 9 bulan yang lalu.

Dan…inilah gw. Ketika gw mengagumi seseorang yang menurut gw, dia itu beda.. dia is dia. Gw canggung untuk mengenal dia lewat sms atau tlp …??? Anything-lah .. yang pasti gw cuma bisa memendam rasa kekaguman gw yang kini berubah menjadi rasa sayang dan berujung cinta. Tapi, kata cinta disini masi terlihat belum layak, karena sesungguhnya cinta itu hanyalah bagi mereka (sepasang anak manusia) yang saling memiliki. Sementara, disini konteksnya “b.e.l.u.m” ada pangeran kodok yang memiliki hati gw begitu pun gw yang sama-sama belum memilik hati dia.

Detik demi detik berubah jadi menit, menit berubah jadi jam, jam tak ubahnya jadi hari. Hari demi hari, bulan terus berganti dan gw tetap saja seperti ini, memandanginya dari kejauhan sudut keramaian. Entahlah gw belum berani menunjukkannya! Bagi gw saat ini, melihat senyumnya meski dari jarak 5 meter adalah sebuah anugerah .. #cluppp L

Dan hari ini tepat, tgl. 21 september 2012 jam 08.20 “jiwa gw seakan retak”. Retak karena dia disukai oleh seseorang, dan kawan gw mengenalkannya ke dia. Dan gw gak kuat ngeliatnya, ada yang bergetar didalam dada ini. Gemuruh.. bukanlah kedamaian !

Sebelumnya yang gw tau dia itu “menurut cara pandang gw” dari setiap kelakuannya dia, dia tuh tipe sosok yang ra’mau pacaran. Yaaa seperti itulah… dan langkah gw disini jadi stag. Apalagi ketika gw ajak ngobrol dia. Selalu aja dijawab singkat, padat, jelas dan…. Seharusnya dia tau bagaimana menyikapi seorang perempuan. Ada percakapan yang membuat gw amat kesal kepada dia. Dengan baik gw mengajukan diri untuk bertanya dan menanyakan apakah dia sedang sibuk atau engga. Tapi jawabnya kasar: “ada apa, penting apa engga pertanyaannya?”
Dan lagi lagi langkah gw HARUS S.T.A.G !!!!!
Gw udah gak mau lagi menanyakan sesuatu kepada dia. Gak akan lagi.

Dan dari sanalah gw udah cukup tau kenal dia. Okeee.. mungkin inilah cara gw membuat diri gw “seakan memiliki dia”, gw perhatikan dia dari titik terjauh. Seandainya dia tau gw itu care ama lo. Tapi jika lo gak care ama gw.. yasudahhlah .. itu memang bukan suatu permintaan atau paksaan. Tapi inilah cara gw dalam mengagumi lo dengan segenap perasaan gw.


Seandainya lo tau, gw cuma ingin bilang makasih udah bantuin gw nemuin kedamaian lain di hidup gw. Yang dari ketidaksengajaan lo, tapi karena gw ingin tau lo maka gw pelajari hal itu. Dan itu memberikan gw hidayah tersendiri. 

Finally, insyaallah jika Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang mengijinkan kita untuk bersama gw akan berusaha terus ngejaga lo. Tapi jika hal lain berkata tidak, gw Cuma ingin bilang “ijinkan aku menyayangimu” … 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar