Mungkin ini adalah saat-saat sulit buatku menerima, jika aku harus
diam disini tanpa mengetahui kabarmu.
Kucoba mengabari kabarku dan menanyakan
kabarmu, namun tak kau jawab tanyaku!
Dengarlah aku, aku memanggilmu.. lihatlah aku, ku membutuhkanmu..
Dibalik tubuh tinggi, besar ini mungkin aku terlihat kuat dan
tegar. Tapi, bukankah tampilan luar belum tentu menggambarkan keadaan yang baik
untuk dirinya..
Ku butuh dirimu, ku inginkanmu, ku ingin bersamamu.. membagi setiap
cerita dalam perjalanan hidupku, menilai diriku, menjadi sahabat yang membagi
pundakmu untukku dan membagi pundakku untukmu..
Dengarlah aku, aku memanggilmu.. lihatlah aku, ku membutuhkanmu..
Dalam setiap doa yang kupanjatkan, tak sedikit pun tak pernah
kusebut namamu..
Keutuhan ini, kebahagiaan ini, dan segala bentuk perjuangan yang
telah kau lakukan untukku, untuk masa depanku, menyimpan asa tuk mengetahui
kabarmu..lebih dari yang kau tau..
Luangkanlah waktu untukku, wahai ibuku..Aku merindukan belai
kasihmu, wahai ibuku..
Tak sedikit pun aku tak memanggilmu dalam nafasku..Ketika kau
jauh, aku tak punya siapa-siapa lagi disini..
Hanya Tuhan yang terus menjagaku..Ibu, sulitku kini berbicara
denganmu..Ruang dan waktu telah memisahkan kita..
Wahai Ibuku, bagaimana pun keadaanmu saat ini, yang ku tau aku
merindukanmu. Yang ku inginkan darimu adalah sehat tubuhmu, bahagia hidupmu,
tentram jiwamu.. doaku selalu bersamamu, wahai ibuku..


Tidak ada komentar:
Posting Komentar