Kuliah Sebuah Mimpi Indah
saat w mengenyam pendidikan SMA, kuliah bagaikan cerita dongeng yang disiulkan oleh guru-guru w dan celotehan dari teman-teman w.. w pun hanya bisa mendengarkan cerita-cerita mereka, meskipun tak jarang w berfikiran yang sama dengan mereka dan berharap akan ada sebuah keajaiban yang datang kepada w..
w amat sangat takut... takut kehidupanku setelah LULUS .......
so,, waktunya telah tiba,, dimana w harus menerima surat tanda bahwa w telah LULUS UN ..w pun melewati hari-hari w dengan penuh kebimbangan.
pertama w harus menerima perpisahan yang sudh ada di depan mata w dengan teman-teman..
kedua w harus menjalani kehidupan yang baru, dimana itu adalah masa-masa transisi, baik itu kerja ataupun kuliah..
setiap hari w uring-uringan dikamar.. dan puncaknya adalah w memilih untuk menangisi pilihan w dihadapan malam yang gelap ditemani Tuhan dan bintang-bintang, tak lupa bersama nyamuk yang selalu mengganggu kehidupan saya -kraak-
pilihan yang akan terjadi pada diri w bahwa w harus kerja.......
-fine-
suatu hari tiba-tiba pola pikir w membaik secara drastis!!!
w pun memulai dengan bertanya-tanya kepada teman-teman w tentang lowongan kerja .. setelah mendapatkan info dari teman dan sodara serta tetangga akhirnya beberapa perusahaan pun w sambangi dengan map-map coklat berisi lamaran diri w ..
w pun mendapat panggilan disalah satu perusahaan yang bergerak di bidang cosmetik,, dimana ada kesempatan pasti harus dimanfaatkan. w pun menyambangi perusahaan tersebut.
awal tes surat lamaran w lolos, lanjut ke psikotes, lolos,, next to tes mata w pun lolos.. tapi yang menyebalkan adalah ketika w harus tes kesehatan ..
ASLIIII, w benci banget pertanyaan itu..
"Kamu mau saya tempatkan dimana?", tanya petugas
"Bagian produksi aja pak", (polosnya w)
"Iya tapi produksinya dimananya?", (tanya lagi petugas)
"Ya di bagian produksi pak" (jawab w)
"Iyaaaa tapi produksi dibagian apanya???!", (tanya lagi dengan kesal)
"Dimana aja dech pakkkkk!!", (jawab w pasrah)
"Bagaimaa kalo saya kmu tempatkan sebagai tukang sapu?" (petugas)
(kaget), "Hahh,,, jangan pak,, saya maunya di produksi!"
"Tapi kalo adanya sebagai tukang sapu gimana?!" (tanya lagi)
"Yahhhh,, iya dehh pak ntar nyapunya sekalian kerja, jadi saya tetep di produksi", (melobi)
"Ya gak bisa,, kalo adanya itu gimana?" (tegasnya)
(ragu), "Ya dehh pak gapapa)"
"Ko kamu ragu?"
"Masa pak, saya ga ragu ko jawabnya"
"Engga,, tadi kamu ragu kok''
Finally, setelah tes wawancara yang membuat saya setengah bernapas pun berakhir..
Jawabannya adalahhhhh....... TENG DEDENGGG DEDENGGGGGGG
"DITOLAK!"
-hikssss bikin galau-
itu adalah cerita w saat memulai lamaran kerja...
next, let's go to my lecture ..
ketika menunggu panggilan dari perusahaan, w masih aja menyempatkan diri untuk mengikuti SNMPTN TERTULIS.
sebenernya ada sedikit luka gara" saat SMA dulu. pihak sekolah menawarkan kami (murid-muridnya) untuk mengikuti SNMPTN UNDANGAN. berhubung sekolah w adalah anak cabang, so ketidakadilanlah yang menurut w kami dapatkan..
sekolah induk meloloskan 35 siswa, sementara dari sekolah w yang ikut ada 5 orang tapi yang diloloskan pihak sekolah hanya 1 orang saja.
itu baru putaran sekolah, belum PTN..
padahal nilai siswa tersebut ga lebih baik dari nilai w, tapi ada dari mereka lolos..
Nah, itu yang bikin w sakit hati..
tapi, bukan siti namanya kalo w harus menerima gitu aja perlakuan dari mereka. w mencoba mengusut tapi,, yaaa gituhh namanya juga anak-anak.. mau ga mau nerimo kabeh -_-" (hate more)!!!
ditendang dari SNMPTN UNDANGAN ga menyurutkan nyali w untuk mengikuti SNMPTN TERTULIS. akhirnya, w mencoba untuk unjuk diri. disini w ga lebay kayak anak" lain yang mengikuti les sana-sini (meremponkan diri) ..
w cukup belajar dirumah dikit-dikit dari buku-buku SNMPTN yang lalu..
disini w banyak kerepotan dalam memilih jurusan yang akan w pilih,, karna w sangat berharap bisa tembus di SNMPTN kali ini..
w coba cari info ke senior",, ke internet,, ngebrowser peminat prodi fakultas..
"Na, gimana udah dapet infonya?" (w)
"Nih,, udahhh. kamu sit?" (erna)
"Nih lagi nyari,, bantuin w dongg,, asli w galau nihh mau milih apa??!" (w)
"Udah liat-liat aja dulu, ntar di print" (tambah erna)
"Okee dehhh" (w)
(yang ada w kelimpungan melihatnya)..
setelah dapat info tentang prodi,, w coba tanya ke keluarga w..
tapi apa yang w dapet??
w malah disuruh memilih sendiri,, "ya,, terserah kamu, kamu yang mau jalanin"
begitu kata mereka...
so,, w mengurung diri dikamar,, berkonsentrasi hingga keringat bercucuran,, stresss,, pusing sendiri .. (maaf rada lebay) tapi itulah kondisi yang w alami saat itu..
akhirnya, w memilih IPC
1. UNJ-PEND.BIOLOGI
2. UNJ-PLS
3.UNDIP-ILMU KELAUTAN
setelah memutuskan pilihan tersebut,, w konsul ke bokap w.. so, dia memberi tanggapan seperti ini..
"kamu ko ambil kelautan,, emang berani sama ombak?" (tanya bokap)
"iyaa aku ambil kelautan pak"
"ga takut kanyut kena ombak, takut tenggelem?" (tanya lagi)
"yaaa,, kalo mati itu udah takdir pa,, tapi aku harus berani. itu kan pilihanku"
(blaaa--blaaaa--blaaaa)
yupss begittulah orangtua,, disuruh bantu buat milih malah ga mau. tp keburu anaknya memilih malah dikomen -_-" bikin galau
DENGGG..DEDENGG..DEDENGGG....
INFO SNMPTN
NAMA: SITI NUR HIDAYATI
SEKOLAH: -----
LOKASI SNMPTN: -----
Akhrirnya yang ditunggu-tunggu datang juga info pelaksanaan SNMPTN UTUL..
Sebelum hari H, w bersama dengan teman-teman w survey tempat ujian di daerah Bekasi jugaa pastinyaa,, tapi cukup jauh.
Di perjalanan tersebut, kami menemui masalah ..
W membawa motor sendiri, begitu juga dengan teman w, susi namanya.. tapi tiba-tiba w merasa bahwa motor w mengalami masalah pada bannya. Akhirnya, w memutuskan untuk menitipkan motor ke sekolah . lalu berangkat nebeng susi.
Di perjalanan kami melewati stasiun bekasi, gara-gara temen w lelet bawa motornya, so kami ketinggalan teman-teman yang lain yang telah menyebrang krl. W dan susi pun menunggu datangnya kereta …
Lalu, w melihat kearah penunjuk bensin. Ternyata bensin ga full, mendekati tanda merah.
“Sus, bensinnya abis nih,, beli bensin dulu ya??” (pinta w)
“udah ga usah,, masi banyak ko. Kmrn w baru isi” (jawabnya)
“ooh… gitu . yaudah dehhh”(mulai tenang)
Setelah tertinggal dari rombongan, akhirnya kami bertemu di RSUD Bekasi. Kami pun melanjutkan perjalanan menuju lokasi.
Karena susi lambat mengemudikan motor, maka w menggantikannya. Saat nanjak ke fly over tiba-tiba motor tersendat jalannya. Padahal posisinya lagi nanjak! (coba lo bayangin dehhh, lagi nanjak tiba-tiba motor mogok)
Issshh akhirnya yang selama ini w takutkan terjadi! Yeahhh… apalagi kalo bukan mogok. Gak nanggung-nanggung mogoknya di fly over, pas nanjak pula! (jakpot banget)
“haduh sus,, gimana nihh motornya berenti!”
“lalu, w berteriak kepada teman-teman w yang ada di depan w. tapi mereka tetap jalan. Begitu juga dengan teman w yang ada di belakang w. mereka lebih memutuskan untuk melanjutkan perjalanan mereka, ketimbang harus berhenti membantu teman mereka.
Dengan tampang pasrah, akhirnya kami mendorong motor menuruni fly over. Kami pun bertanya-tanya kepada orang-orang yang lewat di sekitaran kami.
“pak, disini pom bensin dimana ya pak?” (Tanya ku)
“oohh masih jauh dek, adanya jual bensin ecer” (jawab bapak-bapak)
“ohh.. iya pak ga paapah..”
“nah, neng lurus aja. Terus neng kesebelah kiri, disitu ada tukang bensin” (jawab bapak)
“ohh gituu,, oke pak. Terima kasih”
tapi, setelah w melangkahkan kaki kesana yang w dapat adalah kegagalan. warung bensin tersebut tutup.
akhirnya w meneruskan perjalanan w . entah mau kemana, karena w sudah cukup lelah mendorong motor bersama temen w.
saking perjuangannya, kami melewati perempatan yang isinya mobil-mobil besar pabrik, panass yang terik, ditonton sejuta pasang mata... (ishhh betapa malunya w)
hufttt.. akhirnya w menemukan pom bensin. karena pom bensin ada di sebereang jalan & kondisi yang kehausan, akhirnya kami membeli air botol literan . setelah puas minum, kami bergegas mengosongkan botol tersebut dan w melangkahkan kaki ke seberang jalan untuk membeli bensin.
YESSSS!!
(sukses beli bensin, tapi ga sukses-sukses nyebrang jalan) -__-" grrrr
setelah sampai w langsung memasukkan bensin kedalam tangki. dan lagi-lagi w diuji kesabarannya oleh sang Pencipta, karena ga ada corong bensin !!!
uhuuiiii bensin sudah terisi, w bisa lanjutin perjalanan w ke lokasi.
dengan tampang polos dan sok tau kami melajutkan perjalanan ke sekolah tersebut.
beberapa menit kemudian...
sampe juga dewhhh akhirnya... (sambil membasuh keringat)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar